jurnalis kalimantan barat

Fakta adalah kesucian yang tak bisa dibohongi. Mengungkap fakta sebagai sebuah keharusan terkadang memerlukan pengorbanan meskipun mendapat resiko cukup besar. Ini hanya sekedar buah pikiran yang mungkin dapat bermanfaat.

Wednesday, January 31, 2007

Menunggu Dokter Handal

Berdirinya Fakultas Kedokteran (FK) Untan boleh jadi peristiwa monumental dalam sejarah pendidikan di Kalbar. Fakultas ini telah memiliki mahasiswa sejak tahun 2005 yang diseleksi dari setiap kabupaten dan kota se Kalbar.

Kamis (26 Januari 2007), gedung FK Untan tahap pertama yang dikerjakan selama tujuh bulan lebih, diresmikan dengan menelan biaya Rp 12,96 miliar. Sungguh investasi bidang pendidikan yang cukup besar meskipun dikeroyok bersama-sama.

Kebersamaan untuk merealisasikan fakultas kedokteran di Kalbar telah ditunjukkan setiap kabupaten dan kota dengan cara ‘iuran’ pertahunnya. Kabupaten Sekadau dan Melawi menyetor Rp 500 juta pertahun, sedangkan kabupaten dan kota sisanya menyetor Rp 1 miliar pertahun. Masa-masa sulit memiliki fakultas ini di Kalbar sudah sedikit terlewati.

Kompensasinya, setiap daerah tersebut mengirimkan tiga orang putra-putri terbaiknya untuk kuliah gratis hingga selesai. Seleksinya memang ketat karena mereka yang dikirim kuliah ini adalah pelajar terbaik di SLTA-nya. Bisa dibayangkan, Kalbar nantinya memiliki sarjana siap pakai sebagai tenaga medis handal guna menjawab kebutuhan selama ini. Para lulusan FK nantinya memang wajib mengabdi ke Pemkab atau Pemkot yang mengutusnya.

Banyak sisi positif dari pendirian FK tersebut sebab selama ini mahasiswa Kalbar yang berminat mendalami bidang kedokteran terpaksa keluar provinsi akibat tak ada pilihan lain. Kini hal itu sudah terjawab. Pertanyaan lainnya yang perlu dijawab adalah soal problematika pelayanan kesehatan di Kalbar. Meskipun jawabannya memerlukan solusi kompleks, namun dengan lahirnya dokter-dokter muda dari FK Untan nanti akan sedikit menjawab masalah tersebut.

Suatu saat nanti, dokter bisa ditemui di pelosok daerah terpencil sekalipun. Puskesmas dan Pustu pun harus diperbanyak dan tak lupa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Untuk mewujudkan itu memang memerlukan kebersamaan seperti halnya kebersamaan mendirikan FK.***

0 Comments:

Post a Comment

<< Home